24 Juni 2013

jacky maulana

Di blog ini saya akan menjelaskan tentang prinsip register







CLOCK

Rangkaian clock termasuk golongan Astabil Multivibrator dengan IC 555.























 CARA KERJA RANGKAIAN CLOCK :

1. Pada saat C diisi tegangan ambang naik melebihi + (2/3) Vcc.
2. Kapasitor C dikosongkan melalui Rb oleh karena itu teapan waktu pengosongan dapat ditentukan   dengan rumus T = Rb x C.
3. Bila Tegangan C sudah turun sedikit sebesar = (Vcc/3) maka keluaran menjadi tinggi.
4. Siklus kerjanya dirumuskan:
       W = 0.639 (RA + Rb ).C
        t   = 0.639 . Rb.C
        T  = W + t
        F  = 1/T

 Dimana : 

w = lebar pulsa ; T = waktu periode
 T = detik ; F = Hertz










-  Opersi system digital terjadi pada pulsa clock bertransisi dari 0 ke 1 atau dari 1 ke 0.

-  Transisi 0-ke-1:sisi naik (rising edge);
    Transisi 1-ke-0:sisi jatuh (falling edge)



FLIP-FLOP

-Rangkaian logika dengan dua output yang saling berlawanan.

 

 - dua kondisi kerja FF :
  (1) Q = 0, Q'=1 :
  (2) Q = 1, Q'=0. 


 MACAM - MACAM  FLIP-FLOP

1. RS FLIP-FLOP
                                      Tabel Kebenaran :


RS-FF yang disusun dari gerbang NAND


 2. CRS FLIP-FLOP
Tabel kebenaran :






















































































































































3. D FLIP-FLOP


 Tabel kebenaran:


4. T FLIP-FLOP










Tabel kebenaran :




 5.J-K FLIP-FLOP





 Tabel kebenaran :

 



 REGISTER
- Susunan register memori 4-bit dengan DFF:

 


- Register memori 4 bit yang terdiri dari 4 buah D FF.
- Data input dimasukkan secara paralel pada terminal A, B, C, dan D.
- Data pada input akan di transfer ke output setiap ada pulsa clock secara paralel juga.


MACAM - MACAM REGISTER:
1. REGISTER SISO (Serial Input Serial Output)

Tabel Kebenaran (Misal masuknya 1101)


 
2. REGISTER SIPO (Serial Input Paralel Output)





Tabel kebenaran :



3. REGISTER PIPO (Paralel Input Paralel Output)


Tabel kebenaran :



4. REGISTER PISO (Paralel Input Serial Output)



Tabel kebenaran :



COUNTER
Ada 2 jenis pencacah yaitu:
1. Pencacah sinkron (syncronuous counters) atau pencacah jajar.
2. Pencacah tak sinkron (asyncronuous counters) yang kadang-kadang disebut juga pencacah deret (series counters) atau pencacah kerut (ripple counters).


JENIS-JENIS PENCACAH 
 1. Pencacah Sinkron:

- Pencacah maju sikron yang berjalan terus (Free Running).
- Pencacah maju sinkron yang dapat berhenti sendiri (Self Stopping).
- Pencacah mundur sinkron.
- Pencacah maju dan mundur sinkron (Up-down Counter).


2. Pencacah tak sinkron terdiri dari 4 macam yaitu:

- Pencacah maju   sikron yang berjalan terus (Free Running).
- Pencacah maju sinkron yang dapat berhenti sendiri (Self Stopping).
- Pencacah mundur sinkron.
- Pencacah maju dan mundur sinkron (Up-down Counter).

CONTOH PENCACAH :
1. Pencacah maju tak sinkron ang menggunakan 4 buah JK-FF:

 

DIAGRAM WAKTU



Tabel kebenaran:


2. Pencacah mundur tak sinkron






Tabel kebenaran:



3. Pencacah Mju dan Mundur Sinkron:

- Pencacah lingkar



Tabel kebenaran:





- Pencacah Johnson




Tabel kebenaran:
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar