27 Juni 2013

CATHODE RAY OSCILLOSCOPE

CATHODE RAY OSCILLOSCOPE

·         CRO singkatan dari Cathode Ray Oscilloscope. Sering di sebut dengan Osiloskop. Merupakan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur besaran:
·       Amplitudo adalah kekuatan / daya gelombang
·       Frekuensi adalah kekuatan dalam detik / jumlah getaran yang terjadi dalam detik
·       Periode adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan getaran sempurna.



 
·       Contoh sinyal/gelombang yaitu :





.   Sinus , bentuknya


.   Kotak , bentuknya  
.Gergaji , bentuknya

*      Pengaturan Awal Dalam Mengoprasikan CRO :

1.      Perhatikan sumber tegangan
2.      Atur posisi saklar intensity pada posisi tengah-tengah
3.      Atur saklar focus pada posisi tengah-tengah
4.      Letakkan switch volt/div posisi 1 volt/div
5.      Putar variable searah jarum jam smpai maksimum
6.      Letakkan time/div posisi 1 ms/div
7.      Putar variable searah jarum jam sampai maksimum
8.      Letakkan saklar source pada posisi  ”LINE”
9.      Letakkan saklar “POSITION” searah horizontal pada posisi tengah-tengah
10.  Letakkan saklar “POSITION” searah vertical pada posisi tengah-tengah
11.  Letakkan saklae “LEVEL pada posisi tengah-tengah 
12.  Atur saklar “MODE”
13.  Hidupkan CRO tunggu sampai keluar satu garis horizontal



*      Mengkalibrasi CRO :
1.      Lakukan terlebih dahulu pengatur awal pada CRO
2.      Atur posisi switch volt/div
3.      Atur posisi switch time/div
4.      Pasang kabel probe pada salah satu terminal input
5.      Atur mode sesuai terminal input yang dipilih
6.      Hubungkan ground pada kabel probe dengan ground CRO
7.      Letakkan posisi saklar AC-GND-DC pada posisi AC
8.      Tarik CAP pada probe dengan ujung jari, hubungkan dengan terminal CAL pada CRO sampai keluar Supaya gelombang kotak yang tampil pada layar CRO dapat diam pindah posisi saklar SOURCE pada “INT” atau “CH-B”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar