^^ Sistem bilangan.
Sistem bilangan terbagi jadi empat macam,antara lain :
~ Desimal, adalah sistem bilangan berbasis 10. Desimal adalah
bilangan sehari-hari yang kita gunakan, dimulai dari 1 dan seterusnya.
~ Biner, adalah sistem bilangan berbasis 2. Biner hanya
Menggunakan 2 bilangan, yaitu 1 dan 0.
~ Oktal, adalah sistem bilangan berbasis 8. Oktal menggunakan
bilangan 1 s/d 7 dan 10 s/d seterusnya, tidak menggunakan bilangan 8 dan 9.
~ Hexadesimal, adalah sistem bilangan berbasis 16. Hexadesimal
menggunakan bilangan 1 s/d 9, kemudian dilanjutkan dengan A, B, C, D, E, dan F.
^^ Gerbang logika
~ Gerbang NOT
Adalah kebalikan nilai input (invers)

~Gerbang AND
Seperti saklar seri akan bernilai 1 jika kedua buah nilainya 1,
selain itu 0.

~ Gerbang OR
Akan bernilai 1 jika salah satu atau kedua buah inputnya bernilai
1, selain itu 0.

~ Gerbang NAND
Outputnya akan bernilai 1 apabila salah satu atau kedua –duanya
bernilai 0.

~ Gerbang NOR
Outputnya akan bernilai 1 apabila kedua inputnya bernilai 0,
selain itu 0.

~ Gerbang X-OR
Output akan bernilai 1 apabila salah satu inputnya bernilai 1,
selain itu 0.

~ Gerbang X-NOR
Outputnyaa akan bernilai 1 apabila kedua inputnya memiliki nilai
yang sama .

Dalam tabel kebenaran jika terdapat “Memory” itu berarti tidak
berubah / keadaan sebelumnya. Dan ada terlarang.
^^ Aljabar Boole
Aljabar boole berbeda dengan aljabar biasa walaupun persamaannya
berbeda. Aljabar boole menggunakan hukum dan teori logika sebagai dasar
perhitungan. Fungsi aljabar boole untuk menyederhanakan rangkaian gerbang
logika yang banyak, sehingga menjadi sederhana .
Ada beberapa hukum dasar dari aljabar boole :

Hukum – hukum aljabar lainnya, yaitu :

Penyederhanaan rangkaian logika dengan metoda peta karnaugh.
Peta karnaught terdiri dari atas kotak-kotak yang ditentukan oleh
banyaknya jumlah kombinasi semua variabel input. Peta karnaugh digunakan untuk
penyederhanaan rangkaian logika yang dianggap lebih mudah dari aljabar boole.
Peta karnaught adalah matrik dari 2n kotak, dimana n adalah banyaknya variabel
input :
Contoh ,,
2 variabel ada 4 kombinasi
3 variabel ada 8 kombinasi
4 variabel ada 16 kombinasi
Penggunaan peta karnaught
Suatu persamaan rangkaian logika yang dibentuk oleh tabel
kebenaran dapat di sederhanakan lagi dengan bantuan peta karnaught. Untuk itu
tiap tiap kotak diisi dengan nilai “1” atau “0” sesuai dengan fungsi nilai
output ( Q )
Contoh :
Membuat PK dari tabel kebenaran berikut :

Peraturan dalam membuat peta karnaught.
1. Diagram dibuat sehingga suku –suku dari kotak yang bersebelahan
hanya berbeda satu variabel.
2. Suku dari persamaan yang akan disederhanakan dimasukkan kedalam
kotak dengan memberi tanda “1”.
3. Bila kotak yang bersebelahan terdapat tanda “1” ,maka variabel
yang berbeda untuk kedua kotak itu dapat dihilangkan sehingga untuk suku
tersebut yang merupakan variasi yang sama yang akan merupakan hasil akhir dari
penyederhanaan.
4. Jika semua suku telah disederhanakan maka dengan menggunakan
rangkaian logika OR akan terbentuk persamaan yangbtelah disederhanakan.
Keterangan :
Dengan letak nilai “1” yang berdekatan akan didapat beberapa
kemungkinan, yaitu :
# 2 bersampingan disebut pair,
# 4 bersampingan disebut quad,
#1 bersampingan disebut oktet .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar