16 Juni 2013

agung

SISTEM BILANGAN
# bilangan desimal
angka /digit yang digunakan=0,1,2,3,4,5,6,7,8,9

#Bilangan Biner
sistembilangan berbasis 2
angka/ digit yang digunakan 0dan2

#bilangan oktal
sistem bilangan berbasis 8
angka atau digit yang digunakan=0,1,2,3,4,5,6,7

bilangan heksadesimal
sistembilangan berbasis16
angka/ digit yang digunakan=0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F

gerbang logika dasar

#Gerbang not
gerbang not hanya memiliki 1 input dan 1 output

Gerbang AND
memiliki beberapa input dan 1 output
bila input nya bernilai 1 maka output nya akan 1
bila inputnya bernilai 0 maka output nya akan0

#GERBANG OR





mempunyai beberapa input dan output ,output akanbernilai nol bila semua input nya nol

#GERBANG NAND


15 Juni 2013

FLIP- FLOP



FLIP-FLOP



Semua rangkaian logika yang telah diuraikan di bagian depan adalah rang-kaian logika kombinasi yang keadaan keluarannya setiap saat hanya ditentukan oleh kombinasi masukan yang diberikan pada saat itu. Setiap sistem digital akan mempunyai bagian yang merupakan rangkaian kombinasi. Disamping itu, dalam sistem digital juga, pada umumnya, dipergunakan bagian rangkaian yang dapat mengingat keadaan keluarannya sebelumnya dan keluarannya untuk suatu kombi­nasi masukan tertentu juga tergantung atas keadaan keluarannya sebelum masuk­an itu dikenakan. Bagian rangkaian demikian disebut sebagai rangkaian berurut (sequential). Rangkaian logika berurut juga pada umumnya memakai rangkaian logika kombinasi, setidak-tidaknya pada rangkaian masukannya.
Rangkaian logika berurut dibedakan atas dua jenis, yaitu serempak (synchro nous) dan tak-serempak (asynchronous). Dalam rangkaian serempak, perubahan keadaan keluaran hanya terjadi pada saat-saat yang ditentukan saja. Walaupun masukan  berubah diantara selang waktu yang ditentukan itu, keluaran daripada rangkaian itu tidak akan berubah. Berbeda dari rangkaian yang serempak, keluar­an dari pada rangkaian tak-serempak berubah menurut perubahan masukannya dan keluaran itu dapat berubah setiap saat masukan berubah. Umumnya rangkaian tak-serempak ini memakai unsur tundaan waktu pada lintasan umpan baliknya. Tundaan waktu ini biasanya diperoleh dari gerbang-gerbang pada lintasan itu. Adanya tundaan waktu itu kadang-kadang membuat rangkaiannya tidak stabil dan rangkaian mungkin mengalami kondisi berpacu (race condition) dimana satu per­ubahan masukan menyebabkan lebih dari satu perubahan keluaran. Karena kesu­litan ini, dan juga karena pemakaiannya tidaklah seluas pemakaian rangkaian serempak, maka rangkaian tak-serempak tidak dibahas dalam buku ini dan di-cadangkan sebagai materi untuk pembahasan rangkaian logika lanjutan.
Unsur pengingat (memory) yang paling umum dipakai pada rangkaian ber­urut serempak adalah flip-flop. Setiap flip-flop dapat menyimpan satu bit (binary digit) informasi, baik dalam bentuk sebenarnya maupun bentuk komplemennya. Jadi, flip-flop, pada umumnya mempunyai dua keluaran, yang satu merupakan komplemen dari yang lainnya. Tergantung atas cara bagaimana informasi di­simpan ke dalamnya, flip-flop dibedakan atas beberapa jenis, RS, JK, D dan T. Dalam bab ini akan diuraikan jenis-jenis ini satu demi satu.



                         
 Flip-flop RS
     Flip-flop RS atau SR (Set-Reset) merupakan dasar dari flip-flop jenis lain. Flip-flop ini mempunyai 2 masukan: satu disebut S (SET) yang dipakai untuk menyetel (membuat keluaran flip-flop berkeadaan 1) dan yang lain disebut R (RESET) yang dipakai untuk me-reset (membuat keluaran berkeadaan 0). Flip-flop RS dapat dibentuk dari dua gerbang NOR atau dua  gerbang  NAND.
               
      Perhatikan bahwa keluaran dari suatu gerbang diumpan-balik ke masukan gerbang lainnya. Keluaran masing-masing gerbang membentuk keluaran-keluaran dari pada susunan flip-flop RS. Seperti yang ditunjukkan oleh tabel kebenaran pada gambar, untuk flip-flop yang menggunakan ger­bang NOR, masukan 1 pada S membuat flip-flop diset (Q= 1) dan masukan 1 pada R  membuat flip-flop di­reset (Q= 0). Untuk flip-flop yang disusun dari gerbang NAND, S= 0 menyetel (set) flip-flop dan R= 0 me-reset flip-flop.





   Flip-flop JK
Flip-flop JK yang diberi nama berdasarkan nama masukannya, yaitu J dan K. Flip-flop ini mengatasi kelemahan flip-flop RS, yang tidak mengizinkan pem­berian masukan R=S= 1, dengan meng-AND-kan masukan dari luar dengan keluaran seperti dilakukan pada flip-flop T.
Dengan susunan ini, maka masukan J dan K berfungsi tepat sama dengan masukan S dan R pada flip-flop RS, kecuali untuk J=K=1. Kalau pada flip-flop RS masukan R=S=1 terlarang, maka pada flip-flop JK, masukan J=K=1 akan membu­at flip-flop JK berfungsi seperti flip-flop T.
Seperti dapat dilihat dari persamaan ini, keadaan flip-flop akan berubah un­tuk setiap perubahan masukan J dan K. Ini berarti bahwa flip-flop JK ini bekerja tak serempak. Untuk  memperoleh flip-flop JK yang dapat  bekerja serempak dengan rangkaian lain perlu ditambahkan kelengkapan untuk penabuhan (clock-ing). Ini dapat dilakukan dengan meng-AND-kan pulsa CP (clock Pulse). Perlu dicatat bahwa untuk flip-flop yang peka terhadap perubahan pulsa negatif, pada masukan CP diberikan lingkaran kecil seperti pada NOR dan NAND.













 Flip-flop D
Nama flip-flop ini berasal dari Delay. Flip-flop ini mempunyai hanya satu masuk­an, yaitu D. Jenis flip-flop ini sangat banyak dipakai sebagai sel memori dalam komputer. Pada umumnya flip-flop ini dilengkapi masukan. Keluaran flip-flop D akan mengikuti apapun keadaan D pada saat penabuh aktif, yaitu: Q+ = D. Perubahan itu terjadi hanya apabila sinyal penabuh dibuat berlogika 1 (CP=1) dan tentunya akan terjadi sesu­dah selang waktu tertentu, yaitu selama tundaan waktu pada flip-flop itu. Bila masukan D berubah selagi CP = 0, maka Q tidak akan terpengaruh. Keadaan Q se­lama CP= 0 adalah keadaan masukan D tepat sebelum CP berubah menjadi 0. Di­katakan keadaan keluaran Q dipalang (latched) pada keadaan D saat perubahan CP dari aktif ke tak-aktif.

Dapat dilihat bahwa sebenarnya flip-flop D berfungsi seperti apa yang dila­kukan oleh flip-flop JK bila masukan masukan K dihubungkan dengan komple­men masukan J.





Pengertian Adaptor/Erja Cipto Kristianto/ XI TEIB


Pengertian adaptor/Catu daya/Power supply/Sumber daya listrik bisa kita peroleh dari berbagai sumber misalnya baterai, solar sel, generator AC/DC, dan jala-jala PLN.



Didalam blog ini saya hanya ingin berbagi sedikit hal kepada teman teman teman, mungkin ilmu ini sudah tidak terlalu populer psda masa sekarang dan hanya merupakan bagain kecil dari semua ilmu dan teknologi yang berkembang saat ini. Tetapi tidak ada salahnya jika kita saling berbagi ilmu dan sekecil apapun ilmu itu. Dalam dunia elektronika kita tentunya tidak bisa terlepas dari semua organ organ atau komponen pokok penyusun sebuah alat elektronika. Saya akan mengambil salah satu contoh alat elektronika yang mungkin tidak asing lagi bagi kita, sebuat saja alat itu adalah Amplifier yang secara khusus difungsikan sebagai alat untuk memperbesar frekuensi suara. Misalnya dari Tape, VCD, DVD, Pemutar MP3 dan sebagainya. Nah, didalam amplifier sendiri terdapat beberapa kompoen penyusun. Saya akan mengambil contoh yaitu bagian adaptor atau biasa disebut dengan bagian yang mengubah arus AC (bolak balik) menjadi arus DC (searah). Didalam arus DC terdapat dua buah kutub seperti yang kita ketahui secara umum yaitu kutub positif (+) dan kutub negatif (-). Dan untuk mengubah arus AC menjadi arus DC baik itu tegangan tinggi maupun tegangan rendah diperlukan bebebrapa komponen pokok yaitu :
           1. Transformator (Trafo)
           2. Kondensator elektrolit (Elco)
           3. Dioda
           4. Transistor
           4. Kapasitor (jika diperlukan)
Terlebih dahulu kita kenali fungsi masing masing dari komponen diatas. Transformator berfungsi untuk menyalurkan tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya, dengan frekuensi sama. Transformator (Trafo) adalah suatu peralatan listrik yang termasuk dalam klasifikasi mesin listrik statis. Untuk pembuatan adaptor yang difungsikan untuk memprkecil tegangan digunakan tranformatoe step down (penurun tegangan). Arus yang keluar dari transformator ini lebih kecil tegangan nya dibandingakan dengan arus sebelumnya sesuai dengan kebutuhan pemakai dan masih berupa arus AC. Pemakain transformator disasuaikan juga dengan daya yang dibutuhkan oleh mesin elektronika. Misalnya anda ingin membuat adaptor untuk sebuah amplifier yang mana amplifier tersebut membutuhkan tegangan yang cukup tinggi (biasanya antara 32 - 42 volt) maka transformator yang anda gunakan bisa transformator 10 ampere atu 20 ampere yang biasa kita temukan dipasaran. Output arus dari transformator seperti itu berkisar antara 12 - 42 volt. 
    
          
       Selanjutnya kita ubah yang tadinya arus AC menjadi arus DC supaya sebuah alat elektronika bisa bekerja. Adapun kokmponen untuk mengubahnya, bisa digunakan Dioda dan Kondensator Elektrolit (Elco). Untuk pembuatn adaptor pada amplifier biasanya jarang digunakan Kapasitor dan Transistor, umumnya hanya menggunakan Trafo, Dioda dan Elco. Sebalum menuju ke tahap pembuatan kita mengenal terlebih dahulu tentang simbol dari Dioda dan dan Elco ynag masing masing mempunyai dua kutub yaitu positif dan negatif.
   
       Pengertian Dioda adalah komponen elektronika yang terbuat dari sambungan semikonduktor tipe p dan tipe n. Sambungan tipe p dan tipe n berfungsi terutama sebagai penyearah arus dalam pengertian dioda. Bahan tipe p menjadi sisi anoda dan bahan tipe n menjadi sisi katoda. Sisi anoda di sebut dengan kutub positif sedangkan sisi katoda di sebut dengan kutub negatif. Dioda yang kita pakai dalam pembuatan sebuah adaptor adalah Dioda Silikon (untuk penyearah) misalnya dengan tipe IN4001,IN4007,IN5404 dan lain lain dengan tipe awal IN.
         Kaki yang berdekatan dengan gelang putih disebut dengan kaki posotif (katoda) sedangkan kaki yang satunya adalah kaki negatif (anoda). Dalam pemasangan dioda maupu kapasitor tidak boleh terbalik, karena bisa fatal akibatnya, dan salah satu komponen bisa panas bahkan  meledak apabila arus yang mengalir mempunyai tegangan besar.
      
  Komponen yang terakhir yaitu Kondensatoe elektrolit (Elco)
 Fungsi Elco dalam rangkaian elektronika adalah di gunakan untuk meberikan potensial baik (+) maupun (-) dari arus yang keluar melalui dioda,  untk mengetahui nilai kapasitas sebuah elco dalam satuan uF (mikro Farad). Fungsi Elco sering di sebut sebagai kapasitor polar. Di dalam kapasitor polar memiliki dua kutub yang berbeda pada tiap kakinya, sehingga dalam pemasangan komponen ini tidak boleh terbalik ataupun salah dalam pemasangan. 
Elco adalah komponen yang memiliki 2 kaki, yaitu kaki (-) dan kaki (+). Fungsi Elco juga dapat di bilang sebagai penyimpan arus listrik DC. Rangkaian Elco sering di pakai dalam rangkaian apapun, seperti power supply regulator, power dan fungsi lainnya. Kapasitor elco di bagi menjadi 2 jenis, yaitu kapasitor polar dan kapasitor bipolar / non polar. Pembagian ini berdasarkan pada polaritas (kutub positif dan negatif) dari masing masing kapasitor.Tiap elco memiliki tegangan kerja yang berbeda-beda, biasanya batas maksimal  tegangan yang diperbolehkan untuk sebuah elco tertulis pada bodynya. Tegangan kerja pada elco dapat dinyatakan dalam bentuk volt yang mana sudah tertulis di badan Elco tersebut. Cara mengetahui kaki negatif pada elco bisa dilihat pada badan elco, apabila yang terdapat garis itu merupakan kaki negatif, sedangkan yang satunya adalah kaki positif. Penggunaan elco disesuaiakan juga dengan kebutuhan, supaya biaya yang kita keluarkan tidak terlalu mahal, misalnya kita butuh tegangan 12 volt, ala kadarnya kitan gunakan elco dengan voltagenya, misal kita gunakan elco dengan voltage 25 volt, karena semakin besar voltage maupun kapasitas dari eclo semakin mahal pula harganya.
 
     Sebagai contoh supaya lebih mudah dalam merangkai sebuah adaptor saya akan mengambil sampel yang mana sebuah alat  memerlukan tegangan sebesar 12 volt. Dan misalnya kita gunakan trafo dengan ukuran 2 Ampere, elco dengan kapasitas 4700 mikro farad 25 volt, doida dengan tipe IN4148.
dan agar lebih mudah kita perhatikan gambar dibawah ini.







Adaptor/Catu daya merupakan sumber tegangan DC. Sumber tegangan DC ini di butuhkan oleh berbagai macam rangkaian elektronika untuk dapat dioperasikan.Rangkaian inti catu daya / Power Supply ini adalah suatu rangkaian penyearah yaitu rangkain yang mengubah sinyal bolak-balik (AC) menjadi sinyal searah (DC).




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGvUBQnTQ8f49IKdCLkZX5L5nCnZwLw8FvQEIkArT0twDfGBSS9mFv4XoBG74vQ7MVgn0rYirEu_ZO2xZRx7iN7TR4pTT-DEwEzRUlZOnd_lVOwsf9dOZZb7_UJA949T_HbXzrHEs9YiA/s1600/Macam-macam+adaptor.jpg

Macam-macam Adaptor / Catu daya / Power supply
Proses pengubahan dimulai dari penyearah oleh diode,penghalusan tegangan kerut (Ripple Voltage Filter) dengan menggunakan condesator dan pengaturan (regulasi) oleh rangkaian regulator. Penngaturan meliputi perubahan tingkat tegangan atau arus.Pada teknik regulasi perubahan catu daya, kita mengenal teknik regulasi daya linier dan teknik regulasi switching.





Pengertian Adaptor / Catu Daya`



Kontruksi dasar adaptor dengan transformator step down
Sistem rangkaian penyearah ada4 fungsi dasar yaitu :
  1. Transformasi (travo) tegangan yang diperlukan untuk menurunkan tegangan yang diinginkan
  2. Rangkaian penyearah, rangkaian ini untuk mengubah tingkat tegangan arus bolak balik ke arus searah. 
  3. Filter (Condesator), merupakan rangkaian untuk memproses fluktuasi penyearahan yang menghasilkan keluaran tegangan DC yang lebih rata. 
  4. Regulasi, adalah parameter yang sangat penting pada catu daya dan regulator tegangan dengan bahan bervariasi. 
Pada teknologi moderen saat ini catu daya/adaptor/power supply rata-rata sudah tidak lagi menggunakan transformator step down, dimana tegangan AC diturunkan terlebih dahulu melalui sebuah transformator step down lalu keluaran trafo disearahkan dengan dioda dan diratakan dengan kapasitor elektrolit (elco).



Pengertian Adaptor / Catu Daya`
Rangkaian dasar catu daya sistem switching
Catu daya/adaptor/power supply sekarang umumnya menggunakan sistem switching, sinyal AC dari tegangan jala-jala listrik 220V disearahkan lebih dahulu menjadi tegangan DC melalui sebuah rangkaian dioda penyearah dan elco. Tegangan DC hasil penyearahan ini kemudian disaklar on-off secara terus menerus dengan frekuensi tertentu sehingga memungkinkan nilai induktor dari trafo menjadi kecil. Hal ini khususnya untuk memperkecil ukuran power supply.

Sumber : DIEN-ELCOM

SMK NEGERI 5 BANJARMASIN

Informasi Umum SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5)

smkn5banjarmasinNama SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5)

SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin adalah kependekan dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Banjarmasin yang berlokasi di Jl. Mayjen. Sutoyo S 330 Banjarmasin. SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin yang sering juga dituliskan SMKN 5 Banjarmasin atau SMKN5 Banjarmasin merupakan bagian dari kelompok sekolah menengah setingkat SMA dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin yang menyelenggarakan berbagai pendidikan kejuruan teknologi dan informatika dan hingga saat ini (Juni 2013) mendidik siswa-siswanya dalam 13 (tiga belas) kompetensi keahlian.  
Gedung Utama SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5)

SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin yang pada saat posting ini ditulis tampak megah seperti nampak pada gambar di samping ini, pada awalnya adalah sekolah swasta yang dijalankan oleh yayasan sehingga pada awal berdiri hingga memperoleh SK perubahan status negeri bernama STM Hastemsin.
Berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas No. 298 tahun 1978 bertanggal 15 September 1978 STM Hastemsin berganti status dan nama menjadi STM Negeri Banjarmasin. Sejak perubahan status tersebut SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin yang pada saat itu masih bernama STM Negeri Banjarmasin, mendapatkan bantuan di bawah kerjasama pemerintah Republik Indonesia dengan Asian Development Bank (ADB) yang meliputi peralatan-peralatan praktek dan juga tenaga-tenaga pendidik/guru profesional.

Keberhasilan SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5)

Setelah melalui perjuangan sebagai sekolah yang memenuhi Standar Nasional, tahun 2009 s.d. 2013 SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin kembali memperoleh kepercayaan pemerintah menjadi salah satu dari 90 SMK se Indonesia dan memperoleh bantuan-bantuan baik untuk perbaikan dan pembangunan fisik gedung,pengadaan peralatan dan juga pengembangan-pengembangan kemampuan pendidik dan kesiswaan.
Hasil dari berbagai pengembangan dan pembangunan yang dilaksanakan SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin secara berkelanjutan dari tahun ke tahun hingga tahun kelulusan 2013 ini, SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin telah melahirkan alumni-alumni yang sukses baik mereka yang bekerja di kantor-kantor pemerintah, bekerja di industri-industri swasta nasional dan internasional maupun mereka yang sukses berwirausaha mengembangkan usahanya sendiri.

Keberhasilan Akademik SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5) 

Keberhasilan lain yang tidak kalah membanggakan dapat diraih ketika SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin berhasil menorehkan prestasinya di tingkat internasional / ASEAN melalui program studi Teknik Elektronika Kompetensi Teknik Audio Video SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin dengan meraih MEDALI PERAK sebanyak DUA KALI pada ajang ASEAN Skill Competition (ASC).Medali perak pertama diraih oleh Abdul Khair, siswa/alumni Teknik Elektronika / Teknik Audio Video pada ajang ASC ke V yang diselenggarakan di Vietnam pada tahun 2004. Medali perak ke dua di raih oleh siswa/alumni Teknik Elektronika / Teknik Audio Video atas nama Muhammad Zaini juga pada ajangASEAN Skill Competition (ASC) yaitu ASC ke IX pada akhir tahun 2012 lalu di Jakarta, Indonesia.  

Visi & Misi SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5)

Visi SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5) 

Terciptanya insan cerdas yang beriman ,bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu berkompetisi di dunia global

Misi SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5) 


  1. Menyelenggarakan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, effektif dan menyenangkan.
  2. Menyelenggarakan manajemen dengan standar Internasional dengan menerapkan system manajemen mutu ISO 9001: 2008 secara konsisten
  3. Membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan dan teknologi yang sesuai dengan tantangan global.
  4. Mewujudkan pendidikan yang menghasilkan lulusan cerdas spiritual, cerdas emosional dan cerdas intelektual.

Tujuan SMK Negeri 5 Banjarmasin (SMKN5) 


  • Memenuhi 100% Standar Nasional Pendidikan.
  • Menghasilkan lulusan yang mampu mandiri dan dapat mengisi lapangan pekerjaan dunia usaha dan industri serta mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
  • Menghasilkan lulusan yang mampu menguasai teknologi.
  • Menghasilkan manajemen sekolah sesuai dengan prinsip Total Quality Control dan Total Quality Manajemen.

Motto SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin

Religius, Disiplin, Kualitas dan Profesional

Kepala Sekolah SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin

Sejak tahun 2010 yang lalu hingga posting ini ditulis, SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin dipimpin oleh Kepala Sekolah yang dibesarkan di lingkungan SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin sendiri yaitu Drs. Syahrir, MM. yang telah bertugas di SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin sejak tahun 1992.
Drs. Syahrir MM, yang dilahirkan di Sinjai, menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di FPTK IKIP Padang. Kepiawaian yang kemudian mendorong beliau semakin melejit dalam kepemimpinannya di SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin adalah kemampuan/keahlian menejemen yang diperoleh beliau setelah menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun di Jerman.

Akreditasi dan Kompetensi Keahlian SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin

Sampai dengan saat posting ini di tuliskan, SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin membina 13 (tiga belas) kompetensi keahlian yang secara lengkap dapat dilihat pada tabel berikut:

Sertifikasi Menejemen SMK Negeri 5 (SMKN5) Banjarmasin 

06 Oktober 2009

Mengembalikan Jati Diri Bangsa dengan Pendidikan

Mengembalikan jati diri bangsa harus dilakukan secara serius, terprogram dan berkelanjutan, sebab target utama yang aka diperbaiki adalah suatu rasa kebangsaan yang hanya akan tumbuh jika memperoleh akomodasi yang baik dalam ekosistemnya. Mengembalikan jati diri bangsa bukanlah sekedar menanamkan kata-kata Mengembalikan Jati Diri Bangsa saja, tetapi lebih luas dari itu.

Proses sebenarnya untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa bukan saja menyangkut aspek kognitif saja, namun juga menyangkut aspek afektif yang justru merupakan aspek terpenting pada konteks Mengembalikan Jati Diri Bangsa melalui Pendidikan.

Mengembalikan Jati Diri Bangsa melalui Pendidikan Keluarga



Yang dimaksud dengan mengembalikan jati diri bangsa melalui pendidikan di keluarga adalah segala sesuatu yang mendukung penanaman nilai-nilai positif dan mendasar yang berorientasi kebangsaan ... melalui kedua orang tua atau orang dewasa lain ... dan atau anggota keluarga lain yang ada di dalam keluarga tersebut.

Segala sikap, prilaku yang diperlihatkan suatu keluarga kepada anak-anak dan generasi muda dalam keluarga tersebut adalah contoh yang dicatat erat oleh si anak dalam pemahaman mereka. Oleh karena itu, pemahaman pendidik dalam keluarga itu (orang tua atau orang dewasa dalam keluarga itu) terhadap proses mengembalikan jati diri bangsa.

Satu contoh sederhana mengembalikan jati diri bangsa melalui pendidikan di keluarga adalah penanaman rasa hormat-menghormati dan harga-menghargai antara satu etnik dengan etnik yang lain. Orang tua dan atau orang dewasa lain dalam keuarga harus memberi contoh bagaimana menghargai dan menghormati orang lain yang berbeda etnisnya dan meluruskan sikap anak-anak yang tidak benar tentang hal itu. Kemudian secara bijak memberi alasan mengapa demikian. Bagi kita semua iu adalah dasar-dasar mengembalikan jati diri bangsa.

Mengembalikan Jati Diri Bangsa melalui Pendidikan Formal

Mengembalikan jati diri bangsa melalui pendidikan formal juga menjadi proses yang penting sebab di sekolah atau lembaga pendidikan formal lainnya, interaksi yang terjadi antara satu suku dengan suku yang lain dalam konteks satu bangsa menjadi lebih nyata. Setiap hari interaksi siswa antar etnik selalu terjadi dan harus mampu di jaga oleh pihak sekolah agar proses mengembalikan jati diri bangsa yang toleran, hormat-menghormati, harga-menghargai satu dengan yang lain dapat berproses dengan baik.

Secara khusus pihak sekolah dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang bermuara untuk mengembalikan jati diri bangsa secara terprogram dari waktu ke waktu. Memupuk sikap-sikap yang sudah dilaksanakan para siswa secara baik dan meluruskan serta memperbaiki sikap-sikap yang masih mencederai proses mengembalikan jati diri bangsa secara bijaksana.

Mengembalikan Jati Diri Bangsa melalui Pendidikan Masyarakat



Dalam konteks Mengembalikan Jati Diri Bangsa adalah melalui Pendidikan masyarakat menjadi hal yang berat untuk bisa dilakukan secara baik. Mengapa demikian? Karena di masyarakat inilah terjadi interaksi yang sebenarnya antar anak bangsa. Kadang satu pihak mampu menjaga namun pihak yang lain karena terdesak keperluan sesaatnya, melakukan proses yang melukai pihak lain sekaligus mencederai proses mengembalikan jati diri bangsa.

Seharusnya, semua pihak anak bangsa harus bisa mengendalikan diri masig-masing agar tidak menyinggung harga diri pihak lain dalam berbagai kegiatan dan acara apapun sehingga semua anak bangsa merasa sama nilai dan berharganya di mata seluruh bangsa secara keseluruhan. Dalam konteks ini memang diperlukan kematangan pemikiran menuju terciptanya proses mengembalikan jati diri bangsa.

Proses mengembalikan jati diri bangsa harus dibangun dengan penuh kesadaran tanpa harus kehilangan sifat ramah tamah satu dengan yang lain. Mengembalikan jati diri bangsa tidak identik dengan kehilangan rasa humor asal tetap mampu menempatkan pada proporsi yang benar.

Mengembalikan jati diri bangsa memang memerlukan proses. Karena itulah, saya, melalui halaman situs ini mengajak segenap peserta kontes maupun pecinta internet lainnya se bangsa dan se Tanah Air, untuk secara bersama memulai hal kecil di lingkungan kita, saling mengingatkan secara bijaksana agar proses mengembalikan jati diri bangsa yang kita cita-citakan dapat tercapai. Mari bersama-sama MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA !!!