Terampil Teknik Elektronika Industri SMK Kritis Kreatif Kolaboratif Komunikatif
18 Agustus 2013
06 Juli 2013
28 Juni 2013
Pengertian Dan Rangkaian Adaptor
ADAPTOR
Nama
lain :
Adaptor
mempunyai nama lain :
1.
Power Suply
2.
Catu Daya
3.
Adaptor
4.
Stabillizer
Adaptor adalah sebuah rangkaian elektronika yang dapat mengubah tegangan AC menjadi DC. Rangkaian ini adalah alternatif pengganti dari sumber tegangan DC, misalnya batu baterai dan accumulator. Keuntungan dari adaptor dibanding dengan batu baterai atau accumulator adalah sangat praktis berhubungan dengan ketersediaan tegangan karena adaptor dapat di ambil dari sumber tegangan AC yang ada di rumah, di mana pada jaman sekarang ini setiap rumah sudah menggunakan listrik. Selain itu, adaptor mempunyai jangka waktu yang tidak terbatas asal ada tegangan AC, tegangan AC ini sudah merupakan kebutuhan primer dalam kehidupan manusia.
BAGIAN-BAGIAN
Adaptor sederhana terdiri dari :
1. Bagian input tegangan yang merupakan bagian yang berfungsi sebagai penghubung sumber tegangan AC dari stop kontak yang ada di dalam rumah. Bagian ini terdiri dari jack/steker dan kabel input.
Stop
Kontak
adalah konektor sumber tegangan AC dari listrik PLN yang
digunakan
untuk
menyalurkan tegangan pada adaptor melalui kabel input tegangan
2.
Bagian Penurun Tegangan yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC
220 Volt menjadi tegangan yang lebih kecil, misalnya 3 volt, 4,5
volt, 6 volt, 7,5 volt, 9 volt, atau 12 volt. Untuk memilih output
tegangan ini digunakan
rotary switch/saklar puter/saklar
1 induk 6 anak. Trafo yang digunakan adalah jenis step down, dapat
menggunakan trafo dengan arus 500 mA (mili Ampere).
Tegangan
input sebesar 220V lalu masuk ke tegangan output trafo
menjadi
lebih kecil : 3 V, 4,5 V, dll.
3.
Bagian Penyearah, yaitu mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC.
Komponen utamanya adalah dioda.
Dioda
yang digunakan berjumlah 4 dirangkai sedemikian rupa sehingga
membentuk jembatan dioda atau bridge dioda.
Bridge
Dioda dengan menggunakan 4 Dioda yang dirangkai sedemikian rupa
sehingga
dapat menghasilkan tegangan DC (-) dan (+)
Gambar
fhisik Trafo
4.
Bagian Filter
atau penyaring
yang berfungsi untuk menghilangkan tegangan AC yang masih lewat. Efek
dari tegangan AC yang lewat ini adalah munculnya suara dengung.
Komponen yang dibutuhkan antara lain IC penstabil tegangan dan elco
5.
Bagian Output Tegangan yang berfungsi sebagi keluaran tegangan berupa
tegangan DC. Besar keluaran tegangan DC ini sesuai dengan tegangan
output pada trafo step down yang diatur oleh rotary switc sesuai yang
diinginkan.
Rangkaian
ini sangat sederhana, PCB-nya sangat mudah di cari di pasaran.
Komponen sebagai pelengkap antara lain :
1. Lampu pilot sebagai lampu indikator yang mana digunakan sebagai kontrol apakah input tegangan sudah masuk atau belum.
2. Sekring yang berfungsi sebagai keamanan apabila ada hubung singkat.
3. Saklar on/off yang berfungsi untuk memutus arus jika sudah tidak dimanfaatkan untuk mengaktifkan rangkaian elektronika.
1. Lampu pilot sebagai lampu indikator yang mana digunakan sebagai kontrol apakah input tegangan sudah masuk atau belum.
2. Sekring yang berfungsi sebagai keamanan apabila ada hubung singkat.
3. Saklar on/off yang berfungsi untuk memutus arus jika sudah tidak dimanfaatkan untuk mengaktifkan rangkaian elektronika.
Sebuah adaptor yang
baik memiliki bagian bagian sebagai berikut :
Keterangan :
Bagian Input
Tegangan
Input tegangan pada
power supply adalah berupa tegangna arus bolak balik (AC) 220v
Komponen yang
terdapat pada bagian input adalah :
- Steker
- Sikring
- Lampu Indikator
Bagian Step down
Bagaimana ini
berfungsi menurunkan tegangna AC 220v dari bagian input menjadi
tegangna AC yang lebih rendah misalnya : 6v, 9v, atau 12v.
Komponen yang
terdapat pada rangkaian ini adalah :
- Trafo Step up
- Trafo Step down
Bagian Rectifier
Bagian ini berfungsi
menyearahkan arus, dari arus bolak balik (AC) menjadi arus searah
(DC)
Komponen yang
terdapat pada bagian ini adalah
- Silikon
Ada 3 macam
rectivier yaitu :
- Half wave rectifier (penyearah setengah gelombang),
- Full wave Rectivier (penyearah gelombang penuh dengan center tetap),
- Full wave Rectivier (penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda).
Gambar . Half Wave
Rectifier
Gambar . Full Wave
Rectifier
Gambar . Full Wave
Bridge Rectifier
Bagian Filter
Bagian ini berfungsi
menyaring arus DC yang masih berdenyut (atau yang masih mengandung
arus AC ) sehingga menjadi rata.
Komponen yang
terdapat pada bagian ini adalah
- Elco
- Transistor
- Resistor
Ada 3 macam filter
yaitu:
Filter C
Filter ini
menggunakan kondensator yang dipasang secara parallel dibagian output
penyearah baik penyearah setengah gelombang maupun penyearah
gelombang penuh.
Filter CLC
Filter CRC
bertransistor
Keunggulan filter
ini adalah tergangan outputnya mendekati rata .Namun karena resistor
bernilai cukup besar , maka arus outputnya semaki kecil ,sehingga
filter ini hanya cocok untuk arus yang kecil.
Bagian Stabilizer
Bagian ini berfungsi
untuk menstabilkan tegangan DC
Komponen yang
terdapat pada bagian ini adalah
- Diode zener
- IC yang didalamnya berisi rangkaian regulator atau IC Regulator
Bagian Regulator
Bagian ini berfungsi
untuk mengatur kestabilan arus
Komponen yag
terdapat pada bagian ini adalah :
- Transistor
- Resistor
- Kondensator
- IC
Bagian Output
Dapat berupa
perangkat audio maupun video.
27 Juni 2013
RESISTOR
RESISTOR
Resistor adalah
komponen elektronika yang sering di gunakan dalam membuat rangkaian,
komponen tersebut berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam suatu rangkaian yang berupa terminal dua komponen elektronika yang menghasilkan tegangan pada terminal yang sebanding dengan arus listrik yang akan melewati resistor sesuai dengan hukum ohm ( π )
( V = IR ).
resistor tidak memiliki negative dan positif, tetapi resistor memiliki karakteristik yaitu :
komponen tersebut berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam suatu rangkaian yang berupa terminal dua komponen elektronika yang menghasilkan tegangan pada terminal yang sebanding dengan arus listrik yang akan melewati resistor sesuai dengan hukum ohm ( π )
( V = IR ).
resistor tidak memiliki negative dan positif, tetapi resistor memiliki karakteristik yaitu :
1 .
Resistansi
2 .
Toleransi
3 .
Tegangan kerja maksimum
4 .
Power rating.
Fungsi
resistor adalah sebagai pengatur dalam membatasi jumlah arus yang mengalir
dalam suatu rangkaian, resistor dalam komponen rangkaian sangat berpengaruh
bagi komponen lainnya.
resistor juga berfungsi sebagai tahanan atau penghabat tegangan arus, resistor termasuk dalam komponen fasip.
resistor juga berfungsi sebagai tahanan atau penghabat tegangan arus, resistor termasuk dalam komponen fasip.
Beberapa
fungsi resistor :
1 .
Resistor berfungsi sebagai pembagi arus.
2 .
Resistor berfungsi sebagai pembatas /
pengatur arus.
3 .
Resistor berfungsi sebagai penurun
tegangan.
4 .
Resistor berfungsi sebagai pembagi
tegangan.
5 .
Resistor berfungsi sebagai penghambat
arus listrik.
GAMBAR RESISTOR
Design by : Putri Anggrayni
Kode Warna Resistor :
Design by : Putri Anggrayni
+ Trimpot
Resistor
jenis trimpot merupakan esistor yang nilai resistansinya dapat diubah dengan
memutar porosnya menggunakan obeng. Missal tripot dengan nilai 10K Ohm maka
trimpot tersebut dapat diubah nilai resistansinya dari 0 Ohm sampai 10K ohm.
+ Potensiometer
Resistor
ini merupakan resistor yang nilai resistansinya dapat diubah – ubah dengan cara
memutaor porosnya melalui tuas yang telah tersedia. Nilai dari potensiometer
yang beredar dipasaran ada 2 macam, yaitu
:
1.
Nilai resistansinya yang dapat diubah secara
logaritmis
2.
Nilai resistansinya yang dapat di ubah
secara linier
.
Sumber : http://duniaelektonika.blogspot.com/2013/01/pengertian-resistor_25.html










